Sentuhan Menjelang Senja Part 2 (Tamat)
Setelah romansa menjelang senja itu, Pak Sapto dan Pak Alwi lebih rajin mengolah lahannya. Saat istirahat siang, mereka seringkali menghabiskan waktu untuk meluapkan gairah, juga saat sore hari. Sungai, gubuk, pohon pisang adalah beberapa saksi bisu akan kehangatan mereka berdua. Jagung telah dipanen, saatnya membersihkan lahan dari batang pohon jagung yang sebagian sudah berwarna kuning, serta rumput liar yang terus tumbuh. Pak Sapto membersihkan lahan dari batang jagung kering, menumpuknya untuk nantinya dibakar. Siang itu terik sekali. Lagi-lagi memang hanya ada ia dan Pak Alwi di kebun sebelah. Pak RT yang memiliki kebun di bagian depan memang jarang sekali mengecek. "Istirahat dulu," pak Sapto terkejut saat Pak Alwi tiba-tiba menepuk punggungnya dari belakang, dengan sedikit memijitnya. "Sedikit lagi, Pak," jawabnya. Pak Alwi beranjak ke gubuk dan meminum kopi di sana. Sekitar lima belas menit Pak Sapto menyusul ke gubuk, menanggalkan kaosnya, duduk le...